Blue Ghost: Pesawat Ruang Angkasa Swasta Kedua yang Berhasil Mendarat di Bulan
"Blue Ghost sukses mendarat di Bulan, membawa 10 eksperimen NASA untuk eksplorasi luar angkasa. Misi ini menandai era baru bagi industri antariksa swa
![]() |
Wahana pendarat bulan Blue Ghost. (Firefly Aerospace) |
Pada 2 Maret 2025, wahana pendarat bulan Blue Ghost berhasil mendarat dengan sukses, menjadikannya sebagai wahana antariksa swasta kedua dalam sejarah yang mencapai permukaan Bulan. Misi ini membawa 10 eksperimen ilmiah untuk NASA, yang bertujuan untuk mengumpulkan data guna mendukung eksplorasi luar angkasa di masa depan.
Momen bersejarah ini diabadikan dalam foto pertama yang dikirim oleh wahana tersebut, menampilkan pemandangan menakjubkan Bumi yang bersinar di atas cakrawala Bulan."Kami berhasil! Blue Ghost kini telah mendarat di Bulan," ujar Nicky Fox, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, dalam siaran langsung momen pendaratan.
![]() |
pemandangan Bumi di atas bulan yang terlihat awan oleh wahana pendarat bulan Blue Ghost di Mare Crisium setelah mendarat. (Firefly Aerospace) |
Perjalanan Menuju Bulan
Misi pendaratan dimulai pada pukul 02:30 EST (07:30 GMT), saat Blue Ghost menyalakan mesinnya untuk melakukan manuver orbit turun. Langkah ini memungkinkan wahana pendarat berukuran mobil tersebut meninggalkan orbitnya di ketinggian 100 km dan mulai menyesuaikan jalurnya menuju permukaan Bulan.Dalam waktu 50 menit, Blue Ghost melakukan serangkaian manuver untuk mengurangi kecepatan dan memastikan pendaratan yang aman. Setelah sembilan menit terakhir dari proses pendaratan, wahana ini menggunakan sistem kontrol reaksi untuk menyesuaikan posisi di area target yang telah ditentukan.
Pada pukul 03:34 EST (08:34 GMT), Blue Ghost berhasil mendarat di Mare Crisium, sebuah cekungan vulkanik di sisi dekat Bulan. Tim di pusat kendali misi merayakan keberhasilan ini, menandai pencapaian besar bagi eksplorasi luar angkasa swasta.
"Pendaratan berjalan dengan sangat mulus. Kami benar-benar berada di Bulan!" ujar Jason Kim, CEO Firefly Aerospace, perusahaan yang mengembangkan Blue Ghost.
![]() |
Pusat kontrol penerbangan Firefly Aerospace merayakan keberhasilan pendaratan wahana pendarat Blue Ghost mereka di bulan pada tanggal 2 maret 2025. (NASA/Firefly Aerospace) |
Baca juga:
Misi dan Tujuan Blue Ghost
Misi ini merupakan bagian dari program Commercial Lunar Payload Services (CLPS) yang dikelola oleh NASA. Firefly Aerospace, perusahaan di balik pengembangan Blue Ghost, memenangkan kontrak senilai $93 juta untuk mengirim berbagai instrumen penelitian ke Bulan.Eksperimen yang dibawa dalam misi ini memiliki berbagai tujuan, seperti:
• Mengukur tingkat radiasi di permukaan Bulan.
•Mempelajari komposisi tanah dan batuan bulan.
•Mempelajari komposisi tanah dan batuan bulan.
•Menguji teknologi baru untuk pengumpulan dan penyimpanan sampel.
Keberhasilan pendaratan Blue Ghost memberikan kontribusi penting bagi program Artemis NASA, yang bertujuan untuk mengembalikan manusia ke Bulan dalam beberapa tahun mendatang.
![]() |
Gambar pendarat bulan Blue Ghost milik Firefly Aerospace mengambil gambar bulan ini dari ketinggian sekitar 100 Kilometer pada tanggal 24 Februari 2025. (Firefly Aerospace) |
Baca juga:
Kolaborasi dan Inovasi Teknologi
Firefly Aerospace mengembangkan Blue Ghost dengan menggabungkan pengalaman para ahli industri dengan semangat inovasi generasi baru. "Kami bekerja sama dengan para insinyur muda berbakat serta profesional berpengalaman yang telah berkecimpung selama puluhan tahun di industri ini," kata Ray Allensworth, Direktur Program Firefly.Perusahaan ini juga mempelajari pengalaman dari misi-misi sebelumnya, termasuk Beresheet, wahana pendarat Israel yang gagal mendarat dengan sempurna di Bulan pada tahun 2019. Dengan pendekatan inovatif dan strategi pembelajaran dari kegagalan terdahulu, Firefly berhasil mencapai target pendaratan yang sempurna dengan Blue Ghost.
![]() |
Gambar foto pertama bulan dari permukaan oleh Wahana pendarat Blue Ghost. (Firefly Aerospace) |
Langkah Berikutnya
Keberhasilan Blue Ghost menandai awal dari era baru eksplorasi luar angkasa oleh sektor swasta. Firefly Aerospace kini sedang merencanakan misi selanjutnya, yang kemungkinan akan membawa lebih banyak muatan ilmiah dan teknologi untuk mendukung eksplorasi lebih lanjut.Dengan semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam eksplorasi Bulan, masa depan perjalanan antariksa kini semakin terbuka. Blue Ghost telah membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat mendorong eksplorasi ruang angkasa ke tingkat yang lebih tinggi.
Gabung dalam percakapan