Donald Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional AS

Pengumuman ini menandai langkah signifikan dalam kebijakan perdagangan AS.

Presiden Donald Trump mengumumkan darurat ekonomi nasional dan mengklaim bahwa Amerika Serikat sudah diperlakukan dengan buruk oleh negara-negara asing. (REUTERS/Kent Nishimura)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada 2 April 2025 waktu setempat. Keputusan ini didasarkan pada ketidakseimbangan perdagangan yang menurutnya merugikan Amerika Serikat.

Trump menyatakan bahwa kebijakan ekonomi dari mitra dagang utama AS telah menciptakan hambatan perdagangan yang membuat produk AS kurang kompetitif di pasar global.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih, Trump menyoroti kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan bilateral serta perbedaan tarif dan hambatan non-tarif yang diterapkan oleh negara lain terhadap produk AS. 

Ia mengklaim bahwa praktik ini berdampak pada defisit perdagangan barang AS yang mencapai rekor tertinggi, dengan nilai selisih impor dan ekspor sebesar 1,2 triliun dolar AS pada tahun 2024.

Trump juga menandatangani memorandum kebijakan perdagangan untuk menyelidiki penyebab defisit tersebut. Investigasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik perdagangan yang dianggap tidak adil serta meninjau dampaknya terhadap ekonomi dan keamanan nasional. 

Ia juga merujuk pada memorandum Perdagangan Timbal Balik dan Tarif yang telah ditandatangani pada Februari 2025, yang berfokus pada ketidakseimbangan dalam sistem perdagangan global. Meskipun AS mengalami defisit dalam perdagangan barang, beberapa ekonom berpendapat bahwa hal ini tidak mencerminkan keseluruhan situasi ekonomi negara. 

AS juga mencatat surplus dalam sektor jasa pada tahun 2024 dengan nilai ekspor mencapai 1,1 triliun dolar AS. Selain itu, defisit perdagangan barang sebagian diimbangi oleh surplus dalam transaksi aset asing dan pengampunan utang internasional.

Pengumuman ini menandai langkah signifikan dalam kebijakan perdagangan AS, yang dapat berimbas pada hubungan ekonomi dengan mitra dagang utama di seluruh dunia. Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Trump berupaya untuk menyeimbangkan kembali perdagangan dengan kebijakan yang lebih proteksionis guna melindungi industri dalam negeri.



Howdy! How can we help you today?
Type here...